Dialog Khusus Sosialisasi Pajak Daerah Kabupaten Kampar

Pekanbaru, 30 Januari 2026 – Dalam dialog khusus yang disiarkan secara live oleh Riau TV, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kampar, Zamhur, ST, MM, menjadi fokus dengan memaparkan berbagai inisiatif inovatif untuk mengoptimalkan pajak daerah. Acara yang dipandu oleh Puan Asma ini membahas transisi pajak daerah pasca-Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, dan diturunkan melalui Perda No 9 Tahun 2023, dengan fokus pada penerapan aturan terbaru setelah terbitnya UU HKPD serta penerapan sistem digital untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Kampar

Zamhur menjelaskan bahwa undang-undang baru tersebut telah menyederhanakan administrasi pajak, seperti menggabungkan pajak hotel, restoran, hiburan, parkir, dan penerangan jalan menjadi satu kategori Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT). Untuk mengoptimalkan pemungutan, Bapenda menerapkan teknologi seperti tapping box yang memantau transaksi secara real-time, mencegah kecurangan, dan memastikan dana langsung mengalir ke kas daerah. "Kegiatan tersebut merupakan langkah untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi," ujar Zamhur.

kemudian dan yang paling strategis bagi kas daerah, adalah pemberlakuan Opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan Opsen BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) sejak tahun 2025. Sebelumnya, kita bergantung pada dana bagi hasil dari Provinsi yang seringkali memakan waktu. Kini, dengan mekanisme split payment otomatis dari pihak perbankan, 66% dari pokok pajak kendaraan yang dibayarkan warga Kampar langsung masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) secara real-time. Ini mempercepat arus kas (cash flow) pembangunan daerah tanpa menambah beban tarif baru kepada masyarakat." Tambah nya.

Lebih lanjut, Zamhur menyoroti kontribusi signifikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebagai primadona pajak daerah, yang mendominasi PAD Kampar. Ia bangga menyampaikan bahwa target PBB-P2 tahun 2025 telah terlampaui berkat sosialisasi masif dan peningkatan pelayanan. Program unggulan seperti aplikasi 'SapaHati' menjadi andalan, memungkinkan warga mendaftar, mencetak SPPT, dan membayar pajak secara online tanpa harus ke kantor. Selain itu, inisiatif 'Bapenda On The Road' membawa layanan keliling ke masyarakat, bekerja sama dengan Bank Riau Kepri, dengan jadwal diumumkan melalui media sosial dan pejabat lokal.

Zamhur juga menekankan transparansi penggunaan dana pajak, yang dikelola melalui sistem keuangan digital terintegrasi untuk mendanai pembangunan pendidikan, jalan, dan kesehatan. "Setiap rupiah pajak langsung bermanfaat bagi masyarakat," katanya. Puncaknya, Zamhur memaparkan penghargaan bergengsi yang diterima Bapenda dari Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) selama tiga tahun berturut-turut (2023-2025), dengan peringkat pertama pada tahun 2023 dan 2024 dan kedua pada tahun 2025. Namun, ia menilai pencapaian tertinggi adalah surplus realisasi pajak 103% pada 2025, yang mencerminkan kepercayaan publik.

Sementara itu, narasumber lain turut mendukung diskusi dengan kontribusi singkat. Zulfahmi, S.Pd, MM, Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang, menyebut pencapaian 118% target pajak kendaraan bermotor tahun 2025 dan rencana implementasi aplikasi 'Signal' untuk pembayaran online. AKP Wulan Afdhalia R, S.TR.K, S.I.K, Kasat Lantas Polres Kampar, menyoroti peran polisi dalam edukasi pajak melalui operasi keselamatan dan razia, serta imbauan melaporkan jalan rusak via 110. M. Abrar Anas S.E, MSI CBHCM CHCS, Pj Samsat Bangkinang dari PT. Jasa Raharja, membahas program 'ATT' untuk edukasi tunggakan pajak dan jaminan santunan kecelakaan melalui SWDKLLJ.

Menutup dialog, Zamhur mengajak seluruh masyarakat Kampar untuk memanfaatkan kemudahan layanan yang telah disediakan. "Pajak daerah adalah nafas pembangunan. Dengan SAPAHATI dan Bapenda On The Road, tidak ada lagi alasan sulit membayar pajak. Setiap rupiah yang Anda bayarkan kembali untuk pembangunan sekolah, jalan, dan kesehatan di Kampar," pungkasnya.

Saksikan tayangan lengkap dialog tersebut melalui tautan berikut: LIVE | DIALOG KHUSUS - SOSIALISASI PAJAK DAERAH KABUPATEN KAMPAR