Bangkinang (15/12/2025) — Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Kampar Tahun 2025, pada Senin (15/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem digital serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah guna mendukung visi pembangunan Kabupaten Kampar Tahun 2025–2029.
Kegiatan HLM TP2DD tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Bupati Kampar, Misharti, S.Ag., M.Si. Turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Dr. Panji Ahmad, serta Pelaksana Tugas Direktur Bank Riau Kepri Syariah (BRKS), Helwin Yunus, beserta jajaran dan para pemangku kepentingan terkait.

Kampar Kembali Torehkan Prestasi Tingkat Sumatera
Dalam laporannya, Kepala Bapenda Kabupaten Kampar selaku Sekretaris TP2DD, Zamhur, ST., MM, menyampaikan capaian membanggakan yang kembali diraih Kabupaten Kampar. Pada ajang Championships P2DD Tahun 2025, Kabupaten Kampar berhasil meraih predikat Terbaik II Kategori Kabupaten Wilayah Sumatera.
Capaian tersebut melanjutkan tren positif Kabupaten Kampar yang sebelumnya meraih Juara I Wilayah Sumatera pada tahun 2023 dan 2024. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau kepada Wakil Bupati Kampar yang mewakili Bupati Kampar dalam kegiatan HLM TP2DD ini.
Inovasi Digital: Bapenda Kampar Siap Luncurkan Aplikasi SAPAHATI
Sebagai bentuk komitmen dalam mempercepat digitalisasi dan optimalisasi penerimaan pajak daerah, Bapenda Kabupaten Kampar terus menyiapkan berbagai inovasi layanan. Dalam forum tersebut, disampaikan bahwa dalam waktu dekat Bapenda Kampar akan meluncurkan aplikasi SAPAHATI sebagai platform layanan perpajakan daerah berbasis digital.
Aplikasi SAPAHATI dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan pelaporan dan pembayaran pajak daerah, sekaligus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi penerimaan daerah. Kehadiran aplikasi ini diharapkan mampu menjadi solusi efektif dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem yang lebih cepat, mudah, dan menjangkau masyarakat secara luas.
.jpg)
Arahan Pimpinan: Perkuat Road Map dan Kemandirian Fiskal Daerah
Dalam sambutannya mewakili Bupati Kampar, Wakil Bupati Kampar, Misharti, menegaskan agar seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar tidak berpuas diri atas capaian yang telah diraih. Ia menginstruksikan seluruh anggota TP2DD untuk segera menyusun Road Map (Peta Jalan) percepatan dan perluasan digitalisasi daerah dengan indikator kinerja yang terukur.
“Penyusunan kebijakan harus berorientasi pada pelayanan yang cepat serta memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Selain itu, perlu terus didorong kemandirian fiskal daerah melalui peningkatan Local Tax Ratio, dengan optimalisasi basis data tanpa menambah beban masyarakat,” ujar Misharti membacakan arahan Bupati Kampar.

Apresiasi untuk Stakeholder
Dalam kesempatan ini, Bapenda Kampar juga memberikan apresiasi kepada perangkat daerah yang mencatatkan realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) non-tunai terbanyak tahun 2024. Penghargaan diberikan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar

